LPTQ Kotabaru Perkuat Pembinaan Qari-Qariah, Target Naik ke Tiga Besar MTQ Amuntai

Umum 15 August 2026 Dibaca 119 kali
LPTQ Kotabaru Perkuat Pembinaan Qari-Qariah, Target Naik ke Tiga Besar MTQ Amuntai

KOTABARU — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru kembali memperkuat pembinaan calon kafilah melalui kegiatan Pembinaan Talenta Qari dan Qariah Tahap II, yang resmi dimulai pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan pembukaan yang dilaksanakan di Sekretariat LPTQ Kabupaten Kotabaru tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, M.A.P., yang hadir mewakili Bupati Kotabaru. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 6 September 2026 ini diikuti oleh para peserta hasil seleksi dan prestasi pada MTQ sebelumnya, mulai dari juara I, II, III hingga juara harapan. Pada acara pembukaan, sekitar 15–20 peserta perwakilan dari Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kecamatan Pulau Laut Sigam turut hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua Harian LPTQ Kabupaten Kotabaru, Drs. H. Bahrudin HS., M.AP., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan calon kafilah yang dilaksanakan dalam tiga tahap sepanjang 2026. Menurutnya, pembinaan tahap pertama telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan prestasi Kotabaru pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kotabaru yang sebelumnya berada di peringkat ke-12 berhasil naik ke peringkat ke-4 pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, melampaui target Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang sebelumnya ditetapkan berada di peringkat ke-8. “Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan yang serius, terarah dan berkelanjutan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan prestasi,” ujarnya.

Bahrudin mengatakan, pembinaan tahap kedua akan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis peserta, mulai dari tilawah, tartil, penguasaan cabang lomba, kesiapan mental hingga strategi menghadapi kompetisi. Ia meminta para peserta mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh semangat. Ia juga mengajak Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, LPTQ, para guru dan pembina untuk terus memberikan dukungan secara bersama-sama. Menurutnya, pembinaan tidak semata-mata bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sehingga lahir generasi Qur’ani yang berakhlak sekaligus berprestasi. “Kita berharap dapat meraih pahala sekaligus piala,” katanya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Kotabaru, Drs. H. Minggu Basuki, M.A.P., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa MTQ merupakan salah satu bentuk perhatian dan upaya Pemerintah Daerah dalam pembinaan generasi muda di bidang keagamaan. Selain menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kegiatan tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi penerus. Ia mengapresiasi peningkatan prestasi Kotabaru hingga menempati peringkat ke-4 dan menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi, sinergi serta pendekatan pembinaan yang semakin baik. Ke depan, ia mendorong adanya pembekalan yang lebih terarah, termasuk pemahaman terhadap standar dan kriteria penilaian dewan hakim tingkat provinsi maupun nasional serta menghadirkan pelatih dan pembimbing yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan peserta.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Nur Zazin, M.A., menekankan pentingnya komitmen penuh seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan. Ia berharap pembinaan tidak berhenti pada target juara tertentu, tetapi diarahkan untuk meraih juara umum pada MTQ di Amuntai. Para pelatih juga diminta terus mengikuti perkembangan dan perubahan dalam berbagai cabang lomba, termasuk qari-qariah, tilawah, tafsir, syahril Qur’an, fahmil Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Menurutnya, strategi pembinaan harus inovatif dengan menggali potensi peserta dan menghadirkan tenaga ahli terbaik, termasuk memanfaatkan teknologi seperti pembinaan secara daring apabila diperlukan. Selain kemampuan teknis, aspek spiritual juga menjadi perhatian melalui penguatan doa, ibadah dan pembinaan mental peserta.

Dengan capaian peringkat ke-4 di tingkat provinsi, LPTQ Kabupaten Kotabaru kini memasang target yang lebih tinggi, yakni menembus tiga besar pada MTQ di Amuntai, bahkan membuka peluang untuk meraih juara umum. Bahrudin menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan dukungan seluruh pihak. Kotabaru juga mendapat kepercayaan mewakili Kalimantan Selatan pada ajang tingkat nasional di Semarang, 11–20 September 2026, melalui cabang Syarhil Qur’an Putri dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri. “Tidak ada yang tidak mungkin apabila Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, LPTQ, para pembina, guru, peserta dan masyarakat bersatu serta bekerja keras,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan pengukuhan Pengurus Antarwaktu Anggota Bidang Kesekretariatan LPTQ Kabupaten Kotabaru, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepengurusan dan mendukung kelancaran pelaksanaan program-program LPTQ. Ia berharap rangkaian pembinaan tersebut mampu melahirkan qari dan qariah terbaik sekaligus memperkuat tradisi prestasi Al-Qur’an di Kabupaten Kotabaru.

Bagikan Berita: